Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2009

Tanaman pertama adalah Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa).
Tanaman ini tumbuh subur pada ketinggian 10 – 1.200 meter dari permukaan laut.Buahnya bulat dan berwarna merah tua jika matang.
Bagian tanaman yang dapat digunakan untuk obat adalah batang, daun, buah dan cangkang buah. Biji sangat beracun sehingga hanya digunakan sebagai obat luar. Adapun zat yang dikandung adalah :
Alkaloid, senyawa organic berfungsi sebagai detoksifikasi, menetralisir racun-racun di dalam tubuh.
Saponin merupakan fitonutrien. Senyawa ini bersifat antibakteri dan antivirus. Juga meningkatkan sIstem kekebalan tubuh, meningkatkan daya tahan, mengurangi kadar gula darah, mengurangi penggumpalan darah.
Flavonoid berindikasi antiperadangan dan mencegah pertumbuhan kanker.

Tanaman kedua adalah buah merah Papua (Pandanus Conoideus). Tanaman ini tumbuh di dataran tinggi Papua. Baru populer setelah diteliti oleh Drs. I Made Budi MSc yang mengamati kebiasaan masyarakat tradisional di Wamena, Timika dan desa-desa kawasan pegunungan Jayawijaya yang mengonsumsi buah merah sebagai obat cacing, penyakit kebutaan, dan penyakit kulit.
Selain itu pengamatan atas masyarakat lokal berbadan lebih kekar dan berstamina tinggi, padahal hidup sehari-hari secara asli tradisional yg serba terbatas dan terbuka dalam berbusana dalam kondisi alam yg keras serta terkadang bercuaca cukup dingin di ketinggian pegunungan. Keistimewaan fisik penduduk lain yakni jarang yg terkena penyakit degeneratif seperti; hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan kanker.
Dari hasil penelitian terhadap kandungan komposisi gizinya, ditemukan bahwa sari buah merah itu banyak mengandung antioksidan (kandungan rata-rata):
– Karoten (12.000 ppm)
– Betakaroten (700 ppm)
– Tokoferol (11.000 ppm)

Disamping beberapa zat lain yang meningkatkan daya tahan tubuh, antara lain :
asam oleat, asam linoleat, asam linolenat, dekanoat, Omega 3 dan Omega 9, yg semuanya merupakan senyawa aktif penangkal terbentuknya radikal bebas dalam tubuh.
Tanaman ketiga adalah Sarang Semut (Myrmecodia pendans) Tanaman ini secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. Berdasarkan hasil penelitian modern didapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, fenolik dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker.
Dr. M. Ahkan Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut itu adalah flavonoid, tanin, dan poliefenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.
Selain senyawa aktif di atas dalam Sarang Semut juga ditemukan kandungan bermanfaat lainnya, seperti tokoferol, magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium, dan seng. Berikut adalah keterangan singkat dari beberapa senyawa aktif bermanfaat yang terkandung dalam Sarang Semut:
* Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antinflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik. Penelitian-penelitian mutakhir telah mengungkap bahwa flavonoid tidak saja berguna untuk pencegahan, tetapi juga untuk pengobatan kanker. Dan sebagai anti virus, fungsi flavonoid telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk melemahkan virus HIV /AIDS dan virus herpes. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa flavonoid dilaporkan berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain, seperi asma, katarak, diabetes, encok/rematik, migren, wasir, dan perionditis (radang, jaringan ikat penyangga akar gigi).
* Tanin merupakan astrigen yang mengikat dan mengendapkan protein berlebih dalam tubuh. Dalam bidang pengobatan tanin digunakan untuk mengobati diare, hemostatik (menghentikan pendarahan), dan wasir. Karena itu kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) dan mimisan diduga kuat berkaitan dengan kandungan zat ini.
* Polifenol banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayuran serta biji-bijian. Rata-rata manusia bisa mengonsumsi polifenol dalam seharinya sampai 23 mg. Khasiat dari polifenol adalah anti mikroba dan menurunkan kadar gula darah. Asam fenolik merupakan kelas dari antioksidan atau senyawa yang menghilangkan radikal bebas, yang dapat menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan perubahan pada DNA yang dapat menimbulkan kanker dan penyakit lain.
* Tokoferol, penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.
* Magnesium memiliki peranan dalam fungsi tulang, hati, otot, transfer air intraseluler, keseimbangan basa, dan aktivitas neuromuseluler. Fungsi-fungsi mineral tersebut dapat menjelaskan beberapa khasiat lain dari Sarang Semut , misalnya, khasiat dalam membantu mengatasi berbagai macam penyakit/gangguan jantung, melancarkan peredaran darah, mengobati migren, gangguan fungsi ginjal dan prostat, memulihkan kesegaran dan stamina tubuh, serta memulihkan gairah seksual.
* Kalsium berfungsi dalam kerja jantung, implus saraf, dan pembekuan darah.
* Besi berfungsi dalam pembentukan hemoglobin, transport oksigen, aktivor enzim.
* Fosfor berfungsi dalam penyerapan kalsium dan produksi energi.
* Natrium memilki peranan dalam keseimbangan elektrolit, volume cairan tubuh, dan implus saraf, dan keseimbangan asam-basa.
* Seng memiliki fungsi dalam sintesis protein fungsi seksual, penyimpanan insulin, metabolisme karbohidrat, dan penyembuhan luka.

Dimana letak keunikan Sarang Semut ?
Keunikan Sarang Semut terletak pada interaksi semut yang bersarang pada umbi yang terdapat lorong-lorong didalamnya. Kestabilan suhu di dalamnya membuat koloni semut betah berlama-lama bersarang di dalam tanaman ini. Dalam jangka waktu yang lama terjadilah reaksi kimiawi secara alami antara senyawa yang dikeluarkan semut dengan zat yang terkandung di dalam Sarang Semut, perpaduan inilah yang diduga membuat Sarang Semut ampuh mengatasi berbagai penyakit.
Saat ini pengguna Sarang Semut sebagai obat tidak terbatas di Indonesia saja namun juga di luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Inggris dan Amerika Serikat.
Demikian penjelasan singkat mengenai ketiganya.
I LOVE YOU FULL, PAPUA

Iklan

Read Full Post »

Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air. Menurut penelitian tubuh orang dewasa terdiri dari :
Air = 63 %
Protein = 17 %
Lemak = 13 %
Mineral = 6 %
Lain-lain = 1 %

Masyarakat seringkali menyamakan cairan tubuh dengan air putih, padahal jus buah dan air dalam makanan juga merupakan sumber cairan tubuh.

Hal yang perlu dijaga adalah keseimbangan antara cairan yang masuk dengan cairan yang keluar. Itulah sebabnya mengapa perawat di rumah sakit selalu bertanya pada pasien / keluarga pasien berapa gelas air yang diminum sambil melirik tempat urine di bawah ranjang pasien.

Apa yang diperoleh dari jus buah ?
1. Sumber cairan
Jus buah merupakan sumber cairan yang baik. Kebutuhan cairan bagi orang dewasa adalah 1 ml / k kalori energi atau setara dengan 2 – 2,5 liter per hari. Kehilangan cairan tubuh berdampak bagi kesehatan. Kehilangan cairan sebanyak 3 % menyebabkan jumlah air liur dan urine berkurang. Kehilangan 5 % cairan tubuh dapat membuat prestasi kerja menurun, meningkatkan denyut nadi dan suhu tubuh. Sedangkan kehilangan 10-12 % menyebabkan gangguan mental, kesulitan menelan serta gangguan fungsi-fungsi tubuh. Bahkan kehilangan 20 % cairan dapat menyebabkan seseorang menemui ajal.

2. Sumber vitamin dan mineral —yg merupakan antioksidan
Vitamin yang paling banyak ditemukan dalam jus buah adalah vitamin C. Vitamin C mengandung flavonoid dimana flavonoid dapat mempengaruhi system sirkulasi tubuh, kenaikan permeabilitas dan elastisitas kapiler. Vitamin lain yang banyak ditemukan adalah vitamin A dan E.

Unsur penting lain dalam jus buah adalah asam folat yang dapat mencegah anemia gizi, infeksi dan radang sendi serta mencegah cacat bawaan pada janin.

Mineral yang banyak ditemukan dalam jus buah adalah potassium, kalsium, magnesium, fosfor, besi dan tembaga.

3. Karbohidrat dengan glikemik indeks (GI) rendah.

4. Sumber senyawa fitokimia yang dapat menurunkan resiko kanker.

Unsur-unsur yang terkandung dalam jus buah itu, dapat menurunkan resiko penyakit kronis seperti kanker, jantung, dan diabetes.

Disarikan dari Health Today

Read Full Post »

TIPS UNTUK ISTRI YANG SAYANG SUAMI

Pria susah sekali untuk mengungkapkan kesedihan atau kecemasannya, karena sejak kecil dibiasakan untuk menahan emosinya. Itulah sebabnya kita jarang melihat pria menangis.
Karena itu para istri harus lebih waspada bila hal-hal berikut ini terjadi karena sang suami biasanya enggan untuk membicarakannya.
Hal-hal itu adalah :
1. Muncul benjolan pada payudara, ketiak atau leher suami Anda.
2. Sang suami mengeluhkan rasa sakit yang tidak jelas secara terus menerus.
3. Adanya perubahan pada testis suami Anda.
4. Suami Anda mengalami demam yang tidak jelas ujung pangkalnya.
5. Berat badan suami Anda turun drastic meskipun porsi makan tidak berubah.
6. Timbulnya rasa sakit pada perut suami Anda bersamaan dengan perasaan depresi.
7. Suami mengeluh lelah terus meskipun telah beristirahat.
8. Suami menderita batuk yang berkepanjangan (> 1 bulan).
9. Suami susah menelan masakan Anda dan masakan restoran.
10. Kulit suami Anda mengalami perubahan.
11. Munculnya pendarahan yang tidak biasa pada suami Anda. Misalnya urine berdarah.
12. Munculnya bintik putih dalam mulut atau lidah para suami perokok.
13. Suami berulangkali ke toilet atau merasa sakit saat buang air kecil.
14. Suami mengalami diare yang berkepanjangan.
15. Tahi lalat suami Anda membesar.

Bila hal-hal ini terjadi, doronglah suami Anda untuk berkonsultasi ke dokter. Mungkin saja hal ini merupakan pertanda KANKER. Sembilan puluh persen kanker dapat disembuhkan asal ditemukan dalam stadium awal.

Terinspirasi oleh webMD

Read Full Post »