Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2010

 

Jahe (Zingiber officinale) umumnya digunakan masyarakat Indonesia sebagai bumbu dapur atau penghangat badan kala cuaca dingin. Minuman wedang jahe, sekoteng, STMJ, bandrek, wedang pokak adalah contoh minuman berbahan dasar jahe.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Baru – baru ini Pemerintah mengeluarkan himbauan untuk mengurangi konsumsi nasi. Agar dapat berhasil hendaknya himbauan didukung penjelasan mengenai alternatifnya beserta manfaatnya.

Bila kita menoleh sejarah, makanan pokok penduduk Indonesia bukan hanya nasi. Apa saja itu ?

1.    Jagung

Selain karbohidrat, jagung banyak mengandung zat-zat yang berguna bagi tubuh seperti kalium, kalsium, fosfor, seng, vitamin A, vitamin B1, vitamin B6 vitamin C, asam folat serta likopen. Manfaat lain dari jagung dapat dilihat di posting Khasiat Jagung dan disini.

2.    Sagu

Tidak banyak orang yang tahu kalau Indonesia adalah negara yang terbesar areal tanaman sagunya. Sebagai sumber karbohidrat, sagu setara dengan beras, jagung, singkong, kentang dan tepung terigu. Kandungan karbohidrat sagu = 84.7 gram per 100 gram bahan. Sayang selain dari karbohidrat kandungan zat lain hanya sedikit.

Pati sagu mengandung resistant stare yang dapat menahan rasa lapar. Hasil fermentasi resistant stare tersebut antara lain butyrate. Butyrate bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh manusia, mengurangi resiko kanker pada usus besar, mengurangi resiko tumor paru-paru.

Air sagu juga dapat mengobati sakit perut.
Cara :
a.    Ambil segelas air putih
b.    Campur dengan 3 sendok makan tepung sagu
c.    Dapat dicampur dengan gula jawa
d.    Dapat juga ditambahkan garam

3.    Keladi / Talas / Bentul

Kandungan karbohidrat pada talas cukup tinggi yaitu 77,9%. Selain itu juga mengandung beberapa asam amino esensial, lemak, vitamin dan mineral. Keunggulan lain dari pati talas adalah mudah dicerna, sehingga cocok digunakan sebagai makanan bayi atau penyembuhan pasca sakit.

Kandungan rafinosa pada talas dapat menyebabkan orang yang mengonsumsinya sering buang angin.

4.    Sayuran
Sayuran mengandung 30% fruktosa. Fruktosa sekalipun cepat diserap dalam usus halus namun lambat diubah menjadi glukosa dalam hati dan lambat memasuki aliran darah sebagai glukosa.

Sedangkan beras, tepung/pati akan cepat diubah menjadi glukosa.

Kadar gula yang tinggi dalam darah menciptakan radikal bebas, kolesterol buruk / LDL, plak endapan pada dinding pembuluh darah.

Dengan kata lain sayuran merupakan sumber karbohidrat yang lebih baik dari beras.

Catatan :
Untuk memperoleh manfaat yang terbaik dari makanan, kita perlu paham food combining. Kita mengenal :
1.    Karbohidrat tepung/pati
2.    Karbohidrat sayuran
3.    Protein
4.    Buah
5.    Susu
Saran :
a.    Karbohidrat tepung dimakan bersama karbohidrat sayur karena enzim yang mencerna karbohidrat tepung dapat bekerja dengan baik pada kondisi agak basa yang terbentuk oleh karbohidrat sayuran
b.    Karbohidrat sayuran dapat dikonsumsi dengan protein dengan komposisi 10 % protein hewani dan 90 % karbohidrat sayuran
c.    Buah dan susu dimakan tersendiri untuk menghindari peragian dan pembusukan.

Sumber :
–    Buku “Saya Pilih Sehat dan Sembuh” oleh dr Tan Shot Yen
–    Khasiat Jagung
–    Bataviase
–    Ibu Prita
–    Forum satelit
–    Mail archieve

 

 

Read Full Post »